Senin, 16 Desember 2013

Akibat Buruk Menggunakan Bra Saat Tidur

Akibat Buruk Menggunakan Bra Saat Tidur
Tau kah anda bahwa tidur menggunakan bra ternyata memiliki dampak buruk bagi kesehatan anda. Ingin tau apa penyebabnya dan bahaya apa yang terjadi, berikut kutipannya.


Belakangan, itu menjadi perdebatan. Beberapa kalangan menyebutkan, mengenakan bra saat tidur berdampak negatif pada kesehatan. Bahkan bisa mengakibatkan kanker. Beberapa justru lebih nyaman tidur dengan bra. Jalan tengahnya, sesuaikan dengan kenyamanan.

Jika lebih nyaman mengenakan bra saat tidur, pilihlah yang tidak terlalu ketat dan jangan gunakan yang berkawat. Sebab, itulah yang mengganggu kesehatan. Dikutip dari Boldsky, berikut bahaya kesehatan yang mengancam jika tidur menggunakan bra.

Sirkulasi darah
Sirkulasi darah akan terhambat jika tidur menggunakan bra yang ketat dan berkawat. Lebih baik, jika tetap ingin mengenakan bra saat tidur, pilihlah bra untuk olahraga yang biasanya tanpa kawat.

Pigmentasi
Masalah pigmentasi juga bisa timbul jika tidur menggunakan bra yang terlalu ketat. Terutama, di bagian bra itu mencekik ketat. Bra ketat juga bisa menimbulkan iritasi kulit.

Tidur terganggu
Istirahat yang berkualitas dan kemungkinan seseorang mendengkur, berhubungan dengan kenyamanan saat tidur. Bra ketat akan membuat tubuh tidak nyaman. Pada akhirnya, itu mengganggu tidur.

Edema
Jika bra ketat digunakan terus-menerus, dapat menyebabkan penyumbatan limfatik. Salah satu akibatnya, edema atau akumulasi cairan di payudara.

Berkeringat
Menggunakan bra saat tidur juga menyebabkan keringat berlebih. Terutama jika di udara yang panas. Untuk menghindarinya, gunakan bra berbahan katun, poliester, atau linen.

Kista
Benjolan jinak non-kanker seperti kista atau lainnya, juga bisa tumbuh karena memakai bra yang terlalu ketat. Akhirnya, ada jaringan yang meradang dan sirkulasi tak lancar sehingga menimbulkan benjolan.

Dikutip dari:http://life.viva.co.id

Rabu, 11 Desember 2013

Alasan kendaraan mogok saat melintasi rel kereta

Alasan kendaraan mogok saat melintasi rel kereta.

Perlintasan kereta api
Rel kereta api. Jangan panik.
Kasus kecelakaan di lintasan rel kereta api meningkat dari tahun ke tahun. Yang terbaru di Bintaro, Senin 9 Desember 2013. Insiden itu menewaskan tujuh orang dan puluhan lainnya luka-luka

Banyak faktor yang mengakibatkan kecelakaan terjadi, mulai dari nekat menerobos palang perlintasan kereta sampai akhirnya kendaraan khususnya roda empat mendadak mogok di lintasan rel.

Lantas kenapa bisa terjadi? Mogoknya mobil terjadi kemungkinan akibat daya magnetik yang terdapat pada rel kereta api. Daya tarik magnet timbul karena adanya gesekan antara roda kereta dan rel.

Roda kereta api umumnya dari baja berjenis ferritic. Baja jenis ini mempunyai medan magnet  yang sangat kuat -- medan magnetnya terkuat ketimbang jenis baja lainnya. Pemilihan baja ini agar kereta melaju stabil.

Kendaraan yang rawan mogok, biasanya adalah kendaraan yang berbahan bakar bensin, sedangkan yang berbahan bakar solar, tidak akan berpengaruh.
Sebab, beberapa kendaraan berbahan bakar bensin masih menggunakan platina dan CDI. Saat terkena medan magnet besar, pengapian CDI ini akan terpengaruh, sehingga mesin bisa mati.

Namun menurut Kepala Bengkel Plaza Toyota, Parman Suhada, hal itu tidak sepenuhnya benar. Sebab, sistem kelistrikan mobil saat ini sudah sangat canggih.

"Mungkin ada pengaruh kelistrikan tapi boleh jadi hanya pada mobil lama. Untuk mobil sistem kelistrikan mobil zaman sekarang sudah sangat canggih," kata dia.

Dia mengingatkan, jika hal tersebut memang terjadi (mobil mogok di tengah perlintasan kereta), usahakan jangan panik dan segera keluar dari kendaraan sebelum kereta melintas. 


Source: VIVANews

Minggu, 08 Desember 2013

Hasil Drawing tim Piala Dunia 2014

Hasil Drawing tim Piala Dunia 2014.

Hasil Drawing tim Piala Dunia 2014.

Ayo pilih dan dukung jagoan kalian dipentas akbar ini :)

Senin, 02 Desember 2013

Paul Walker Bintang Fast Furious meninggal dunia

Aktor Paul Walker Meninggal dalam Kecelakaan Mobil
Aktor Paul Walker meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan mobil di Santa Clarita, California, Amerika Serikat, Sabtu (30/11). Walker berusia 40 tahun. REUTERS/Filipe Carvalho

Aktor Paul Walker meninggal dalam usia 40 tahun dalam sebuah kecelakaan mobil di daerah Selatan California. Berita ini pertama kali dilaporkan oleh TMZ, Sabtu, 30 November 2013. Aktor yang terkenal lewat film Fast and Furious (Baca: Kurt Russell Ditawari Peran di Fast&Furios 7) ini meninggal dalam kecelakaan tunggal yang menyebabkan mobilnya meledak dan terbakar.

Kantor Sheriff Santa Clarita Valley membenarkan bahwa ada dua korban dalam kecelakaan yang terjadi pada pukul 15.30 waktu setempat. Saat petugas datang, kendaraan tersebut sudah hangus terbakar. Belum diketahui apa yang menyebabkan mobil jenis Porsche ini sampai menabrak pohon dan akhirnya meledak. Pemadam kebakaran Los Angeles membantu memadamkan api dan mendapati dua orang meninggal dalam kecelakaan itu.

"Dengan sangat berat hari kami harus mengumumkan Paul Walker (Baca: Mobil-mobil Keren, Bintang Fast and Furious) meninggal dalam kecelakaan tragis hari ini saat menghadiri acara amal untuk organisasinya, Reach Out Worldwide," tulis administrator laman Facebook Paul Walker.

"Paul merupakan penumpang dalam mobil temannya, yang juga meninggal. Kami menghargai kesabaran kalian, karena kami juga terkejut dan sedih tidak percaya atas kabar ini. Terima kasih telah menyertakan nama keluarga dan temannya dalam doa kalian. Kami akan melakukan yang terbaik untuk bisa menyalurkan rasa simpati kalian -#TeamPW."

Walker yang berasal dari Glendale, California, pertama kali dikenal lewat film Pleasantville dan Varsity Blues. Dia juga pernah tampil dalam film She's All That, The Skulls, dan terlibat dalam film Fast and the Furious, 2001 sampai saat ini.

Saat promosi film terakhirnya, Hours, awal bulan ini, Walker mengungkapkan ahwa anak perempuannya yang berusia 15 tahun, Meadow, tinggal dengannya saat ini. Meadow adalah anak Walker satu-satunya dengan mantan kekasihnya, Rebecca.